Di balik keindahan alam Desa Tapir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, tersimpan sebuah destinasi yang penuh cerita dan nilai budaya, yaitu Wisata Ai Bua. Tempat ini bukan sekadar lokasi wisata biasa, melainkan ruang kebersamaan masyarakat yang tumbuh dari semangat gotong royong dan kecintaan terhadap potensi desa.
Sejarah Ai Bua bermula dari sebuah kawasan alam yang dikenal masyarakat setempat memiliki sumber mata air yang jernih dan suasana yang sejuk. Bagi warga Desa Tapir, kawasan ini memiliki nilai tersendiri karena sering dijadikan tempat berkumpul, beristirahat, bahkan dipercaya memiliki nilai spiritual dan budaya. Banyak masyarakat datang untuk mengambil air, mandi di sekitar mata air, hingga memenuhi nazar sebagai bentuk rasa syukur.
Perkembangan Ai Bua mulai dikenal luas sekitar tahun 2018 ketika masyarakat bersama pemuda desa membangun konsep wisata kreatif bernama “Pasar JanTop Ai Bua”. Tempat ini menjadi destinasi digital pertama di Kabupaten Sumbawa Barat yang menghadirkan kuliner khas daerah, seni budaya, musik, dan spot foto yang menarik bagi generasi muda.
Seiring waktu, Ai Bua tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan budaya masyarakat. Berbagai kegiatan digelar di kawasan ini, mulai dari hiburan rakyat, kegiatan budaya, hingga acara olahraga dan edukasi. Semangat kebersamaan masyarakat menjadikan Ai Bua sebagai simbol kreativitas dan kebangkitan ekonomi desa melalui sektor pariwisata.
Kini, Wisata Ai Bua terus berkembang sebagai destinasi wisata desa yang menyimpan pesona alam, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Sumbawa Barat. Keindahan alam yang dipadukan dengan keramahan warga membuat Ai Bua menjadi tempat yang tidak hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga penuh makna dan cerita tentang perjuangan masyarakat desa dalam menjaga warisan budaya dan membangun masa depan wisata daerahnya.

wisata Ai Bua Desa Tapir RT.01 RW.01